Sabtu, 05 Januari 2013

Masihkah Mahasiswa Mempunyai Harga Diri?


Kemajuan dan perkembangan jaman membawa dampak dan perubahan begitu kuat yang terasa dalam berbagai aspek dan sendi kehidupan. Dampak sosial, pengaruh interaksi, pengaruh pergaulan dll. Perkembangan dan gonjang ganjing dunia politik tanpa tersengaja membawa mahasiswa terseret kedalam arusnya. Apakah hal itu lazim? Saya rasa dan saya kira hal itu lazim. Tergantung dari akal dan pikiran mahasiswa tersebut.

Selama mahasiswa masih memiliki adab sebagai orang yang intelek, ketika mahasiswa tidak lagi mengedepankan otot, saya fikir harga diri itu masih dimiliki mahasiswa. Selama ini yang membuat masyarakat memandang negatif mahasiswa adalah mahasiswa belum mampu menunjukkan bahwa dia adalah orang yang intelektual, karena masih mengedepankan ototnya, tidak jarang arogansi dan premanisme selalu di kedepankan dalam menyelesaikan masalah dan menghalalkan segala cara.

Berani mengkritik pihak birokrat namun ternyata yang mengkritik tidak mampu bersifat ksatria. Organisasi mahasiswa sering kali hanya dijadikan alat untuk mencari kehidupan, pergeseran orientasi mahasiswa dalam bergabung di sebuah organisasi juga membuat harga diri mahasiswa menjadi dipertanyakan.
Budaya diskusi perlu di budayakan kembali dikalangan mahasisiwa, bukan budaya kongkow-kongkow. Keberhasilan sebuah organisasi dan pergerakan mahasiswa bukan hanya di nilai ketika dia mampu mengkritik kebijakan tapi ketika mahasiswa mampu memberikan solusi, dan melakukan karya nyata dengan kegiatan-kegiatan yang kreatif, bemanfaat, dll. Jangan pandang besar-kecilnya kegiatan tapi pandanglah dari kebermanfaatan kegiatan itu.

Bicara independensi saya fikir di dunia ini tidak ada orang yang independen ketika bicara konteks individu karena setiap orang pasti akan punya kecenderungan terhadap satu pilihan, yang terpenting adalah bagaimana kita mampu bersikap profesional. Artinya ketika kita secara kelembagaan maka jagalah keindependensian sikap kita secara kelembagaan, namun ketika secara individu atau personal itu adalah hak setiap orang, tidak ada yang berhak mencampurinya. (RMA, G-10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar